Selasa, 21 Desember 2021

Media dan Kritik sosial

 

Media dalam Perspektif Ekonomi dan Publik

 

oleh

Nur Aini Muflihatin    (B75219070)

 

A.      PENDAHULUAN

Kekuatan utama sebuh media terletak pada fakta bahwa media dapat membentuk apa yang kita ketahui tentang dunia dan dapat menjadi sumber utama untuk berbagi ide dan opini. Media dapat mempengaruhi cara kita berpikir dan bertindak. Media mencangkup bagaimana komponen utama dari komunikasi yang diantaranya seperti proses, produksi dan distribusi pesan.

Perspektif media dalam merepresentasikan sebuah peristiwa terkadang mampu mengangkat kisah yang “melebihi” fakta yang dimana media terkadang mencampurkan opini dan berita sehingga berita yang berspektif subjektif kemudian menjadi permasalahan dalam pemberitaan terutama tidak terpenuhinya tuntutan objektif profesionalitas dan etika media. Media tentunya memiliki pemikiran dan strategi tersendiri dalam membangun wacana pada berita yang akan ditampilkannya. Dugaan media massa akan mengalami pertarungan di ruang redaksi saat mengkonstruksi dan merepsentasikan pemberitaan apalagi bila dikaitkan ideologi yang dimiliki oleh media dan pengaruh faktor-faktor lainnya. Ekonomi politik diarahkan pada kepemilikan, kontrol sosial serta kekuatan operasional ppasar media. Dari titik pandangan ini, institusi media massa dianggap sebagai sistem ekonomi yang berhubungan erat dengan sistem politik.

B.       PEMBAHASAN

Media massa dan ekonomi politik media termasuk dalam kategori perspektif ekonomi politik. Dalam kajian media, perspektif ekonomi politik media merupakan bagian dari perspektif kritis selain cultural studies, kritik sosial, fiminisme, teori resepsi pesan, dan semiotika. Pendekatan ekonomi politik merupakan sebuah kajian yang diidentifikasi sebagai kelompok pendekatan kritis. Pendekatan ekonomi  politik memfokuskan pada kajian utama tentang hubungan antara struktur ekonomi-politik, dinamika media, dan ideology media itu sendiri.

Karakter utama pendekatan ekonomi politik yaitu produsi media yang ditentukan oleh: pertukaran nilai isi media yang berbagai macam di bawah kondisi tekakan ekspansi pasar dan juga ditentukan kepentingan ekonomi-politik pemilik modal dan pembuat kebijakan media.

Menurut Mosco, pengertian ekonomi politik dalam arti sempit yaitu kajian relasi sosial, khususnya relasi kekuatan yang bersama-sama membentuk produksi, distribusi dan konsumsi sumber daya termasuk sumber daya komunikasi. Sedangkan dalam pengertian secara luas yaitu kajian mengenai kontrol dan pertahanan kehidupan sosial. Dewasa ini terdapat tiga konsep penting yang ditawarkan Mosco untuk mengaplikasikan pendekatan ekonomi politik pada kajian komunikasi: komodifikasi (commodification), spasialisasi (spatialization), dan strukturasi (structuration).

Komodifikasi berkaitan dengan proses transformasi barang dan jasa dari nilai gunanya menjadi komoditas yang berorientasi pada nilai tukarnya dipasar. Proses transformasi dari nilai guna menjadi nilai tukar, dalam media massa selalu melibatkan para awak media, khalayak pembaca, pasar dan negara apabila masing-masing diantaranya mempunyai kepentingan.

Spasialisasi berhubungan dengan proses pengatasan atau paling tepat dikatakan sebagai trasformasi batasan ruang dan waktu dalam kehidupan sosial. Dapat dikatakan bahwa spasialisasi merupakan proses perpanjangan institusional media melalui bentuk korporasi dan besarnya badan usaha media.

Strukturasi berkaitan dengan hubungan antara gagasan agensi, proses sosial dan praktek sosial dalam analisis struktur. Strukturasi dapat dikatakan juga sebagai interkasi interdependensi antara agen dengan struktur sosial yang melingkupinya.

Analisa ekonomi politik kritis memperhatikan perluasan “dominasi” perusahaan media, baik melalui peningkatan kuantitas dan kualitas produksi budaya yang langsung dilindungi oleh pemilik modal. Tentu saja, ekstensifikasi dominasi media dikontrol melalui dominasi produksi isi media yang sejalan dengan preferensi pemilik modal. Proses komodifikasi media massa memperlihatkan dominasi peran kekuatan pasar.

Perspektif ekonomi politik kritis juga menganalisa secara penuh pada campuran tangan publik sebagai proses legitimasi melalui ketidaksepakatan publik atas bentuk-bentuk yang harus diambil karena adanya usaha kaum kapitalis mempersempit ruang diskursus publik dan representasi.

C.      KESIMPULAN

Pendekatan ekonomi politik merupakan sebuah kajian yang diidentifikasi sebagai kelompok pendekatan kritis. Pendekatan ekonomi  politik memfokuskan pada kajian utama tentang hubungan.

Pengertian ekonomi politik dalam arti sempit yaitu kajian relasi sosial, khususnya relasi kekuatan yang bersama-sama membentuk produksi, distribusi dan konsumsi sumber daya termasuk sumber daya komunikasi. Sedangkan dalam pengertian secara luas yaitu kajian mengenai kontrol dan pertahanan kehidupan sosial. Terdapat tiga konsep penting untuk mengaplikasikan pendekatan ekonomi politik pada kajian komunikasi yaitu: komodifikasi, spasialisasi, dan strukturasi.

DAFTAR PUSTAKA

Ida, Rachma. Studi Media dan Kajian Budaya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2014.

Razak, Razie. “Perpektif Ekonomi Politik Media Massa”, Jurnal Lentera Komunikasi 2, no. 1 (Agustus 2016).

Rusadi, Udi. Kajian Media: Isu ideologis. Jakarta: Rajawali Press, 2015.

Sobur, Alex. Analisis Teks Media (Suatu Pengantar Untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik dan Analisis Framing). Bandung: Remaja Rosdakarya, 2006.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Media dan Kritik Sosial